TUJUH SIFAT BAIK
"Perkembangan
dan kemajuan para bhikkhu yang kami harapkan, bukan kemundurannya. Para bhikkhu
akan selamanya mengalami perkembangan dan kemajuan bila-mana para bhikkhu
memiliki:
keyakinan
(saddha)
- rasa malu
melakukan perbuatan salah (hiri),
- takut akan
akibat perbuatan salah (ottapa),
- banyak
pengetahuan (bahussuta),
- keteguhan
bathin (araddha),
-
perhatian yang kuat (upatthiha-sati),
- kebijaksanaan (panna).
Ketujuh syarat yang menuju kesejahteraan ini, bilama-na para bhikkhu dapat
memahami dan menghayati serta mengamalkannya, maka perkembangan dan kemajuan
mereka yang kita harapkan, bukan kemundurannya.
9. Tujuh syarat selanjutnya yang menuju
kesejahteraan, akan kami utarakan kepada kalian. Dengarkan dan perhatikanlah
dengan seksama.
"Silakan, bhante," jawab para
bhikkhu.
TUJUH FAKTOR PENERANGAN SEJATI
"Perkembangan
dan kemajuan para bhikkhu yang seharusnya kami harapkan, bukan kemundurannya,
bilama-na para bhikkhu dapat menghayati dan mengamalkan faktor Penerangan
Sejati yaitu:
-
perhatian (sari)
- menyelidiki dhamma (dhammavicaya)
- bersemangat (viriya)
-
kegiuran dalam meditasi (piti)
- ketenangan (passaddhi)
- meditasi (samadhi)
- keseimbangan bathin (upekkha).
Bilamana
ketujuh syarat yang menuju kesejahteraan itu dapat dipahaini, dihayati dan
diamalkan oleh para bhikkhu, maka perkembangan dan kemajuan mereka yang kita
harapkan, bukan kemundurannya".
10. Enam syarat selanjutnya yang menuju kesejahteraan akan kami utarakan
kepada kalian, para bhikkhu. Dengarkan dan perhatikan dengan seksama."
"Baiklah, bhante," jawab para
bhikkhu.
TUJUH PENCERAPAN
"Perkembangan
dan kemajuan para bhikkhu yang kita liarapkan, bukan kemundurannya, selama para
bhikkhu :
-
memiliki pengertian tentang ketidakkekalan (anicca-sanna).
- mengembangkan pengertian tentang
ketanpa-akuan (anatta sanna)
- mengembangkan pengertian tentang
ketidak-indahan tubuh (asubha sanna)
- mengembangkan pelenyapan pandangan salah
(adinava sanna)
- mengembangkan pelenyapan
kotoran batin (pahana-sanna)
- mengembangkan pelenyapan nafsu (viraga
sanna)
- mengembangkan penghentian dukkha (nirodha).
Bilamana
para bhikkhu benar-benar memahami dan menghayati serta mengamalkan ketujuh
syaiat untuk menuju kesejahterr.an ini. maka perkembangan para bhikkhu yang
kita harapkan. buk&n kemundurannya."
11. Enam syarat selanjutnya yang menuju
kesejahte-raan akan kami utarakan kepada kalian. Dengarkan dan perhatikanlah
dengan seksama."
"Silakan bhante," jawab para bhikkhu.
ENAM SYARAT YANG HARUS DIINGAT
"Perkembangan
para bhikkhu yang harus kita harapkan. bukan kemunduran, selama para bhikkhu:
a. Dalam
pergaulan para bhikkhu saling mengasihi dan
menyayangi dengan perbuatan.
b. Ucapan.
c. Pikiran, dalam hal pribadi maupun umum d.
Membagi dengan adil segala sesuatu yang mereka terima
sesuai dengan peraturan sangha walaupun itu berupa isi
dari "patta" (tanpa makan). e. Melaksanakan
kehidupan suci secara pribadi maupun di
tempat umum, dengan sila yang tak dilanggar, utuh, tak
(ernoda, dan tak tercela adalah menghasilkan kebebasan,
dipuja oieh para bijaksana yang tak ternoda oleh nafsu
keinginan untuk terlahir kembali dan pandangan-
pandangan salah. f. Hidup diantara para
orang suci (ariya), secara pribadi
atau umum mengembangkan pandangan benar untuk
melenyapkan "penderitaan" (dukkha).
Selama
keenam syarat ini selalu ada pada para bhikkhu, selama mereka meiaksanakan
keenam syarat ini, maka perkembangan para bhikkhu yang diharapkan, bukan kemunduran."
Posting Komentar