Mahaparinibhana Sutta (Part 2)

TUJUH SIFAT BAIK
"Perkembangan dan kemajuan para bhikkhu yang kami harapkan, bukan kemundurannya. Para bhikkhu akan selamanya mengalami perkembangan dan kemajuan bila-mana para bhikkhu memiliki:
keyakinan (saddha)
- rasa malu melakukan perbuatan salah (hiri),
- takut akan akibat perbuatan salah (ottapa),
- banyak pengetahuan (bahussuta),
- keteguhan bathin (araddha),
-  perhatian yang kuat (upatthiha-sati),
- kebijaksanaan (panna).

Ketujuh syarat yang menuju kesejahteraan ini, bilama-na para bhikkhu dapat memahami dan menghayati serta mengamalkannya, maka perkembangan dan kemajuan mereka yang kita harapkan, bukan kemundurannya.
9. Tujuh syarat selanjutnya yang menuju kesejahte­raan, akan kami utarakan kepada kalian. Dengarkan dan perhatikanlah dengan seksama.
"Silakan, bhante," jawab para bhikkhu.
TUJUH FAKTOR PENERANGAN SEJATI
"Perkembangan dan kemajuan para bhikkhu yang seharusnya kami harapkan, bukan kemundurannya, bilama-na para bhikkhu dapat menghayati dan mengamalkan faktor Penerangan Sejati yaitu:
-  perhatian (sari)
- menyelidiki dhamma (dhammavicaya)
- bersemangat (viriya)
-  kegiuran dalam meditasi (piti)
- ketenangan (passaddhi)
- meditasi (samadhi)
- keseimbangan bathin (upekkha).
Bilamana ketujuh syarat yang menuju kesejahteraan itu dapat dipahaini, dihayati dan diamalkan oleh para bhikkhu, maka perkembangan dan kemajuan mereka yang kita harapkan, bukan kemundurannya".
10. Enam syarat selanjutnya yang menuju kesejahte­raan akan kami utarakan kepada kalian, para bhikkhu. Dengarkan dan perhatikan dengan seksama."
"Baiklah, bhante," jawab para bhikkhu.
TUJUH PENCERAPAN
"Perkembangan dan kemajuan para bhikkhu yang kita liarapkan, bukan kemundurannya, selama para bhikkhu :
-  memiliki pengertian tentang ketidakkekalan (anicca-sanna).
- mengembangkan pengertian tentang ketanpa-akuan (anatta sanna)
- mengembangkan pengertian tentang ketidak-indahan tubuh (asubha sanna)
- mengembangkan pelenyapan pandangan salah (adinava sanna)
- mengembangkan pelenyapan kotoran batin (pahana-sanna)
- mengembangkan pelenyapan nafsu (viraga sanna)
- mengembangkan penghentian dukkha (nirodha).
Bilamana para bhikkhu benar-benar memahami dan menghayati serta mengamalkan ketujuh syaiat untuk menuju kesejahterr.an ini. maka perkembangan para bhik­khu yang kita harapkan. buk&n kemundurannya."
11. Enam syarat selanjutnya yang menuju kesejahte-raan akan kami utarakan kepada kalian. Dengarkan dan perhatikanlah dengan seksama."
"Silakan bhante," jawab para bhikkhu.
ENAM SYARAT YANG HARUS DIINGAT
"Perkembangan para bhikkhu yang harus kita harap­kan. bukan kemunduran, selama para bhikkhu:
a. Dalam pergaulan para bhikkhu saling mengasihi dan
menyayangi dengan perbuatan. b. Ucapan.
c. Pikiran, dalam hal pribadi maupun umum d. Membagi dengan adil segala sesuatu yang mereka terima
sesuai dengan peraturan sangha walaupun itu berupa isi
dari "patta" (tanpa makan). e. Melaksanakan kehidupan suci secara pribadi maupun di
tempat umum, dengan sila yang tak dilanggar, utuh, tak
(ernoda, dan tak tercela adalah menghasilkan kebebasan,
dipuja oieh para bijaksana yang tak ternoda oleh nafsu
keinginan untuk terlahir kembali dan pandangan-
pandangan salah. f. Hidup diantara para orang suci (ariya), secara pribadi
atau umum mengembangkan pandangan benar untuk
melenyapkan "penderitaan" (dukkha).
Selama keenam syarat ini selalu ada pada para bhikk­hu, selama mereka meiaksanakan keenam syarat ini, maka perkembangan para bhikkhu yang diharapkan, bukan kemunduran."
Share this article :
 

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Tipitaka - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger